anak UAS, haruskah orang tua ikut stres?

ini gaya Regan waktu baca buku tarih Islam, eh ada milkshake tapi boongan bahannya kapas sama lego :P

Mulai senin besok, Regan menjalani Ujian Akhir Semester genapnya. Ya bisa dibilang ini ujian kenaikan kelas. Kalau ada satu nilai saja yang jeblok besar kemungkinan tidak naik kelas. Wew.. mau belajar saja penuh ancaman, gimana bisa pinter ya..?. Tapi Regan tetaplah Regan, dia mungkin terlihat begitu santai dan nggak ngoyo buat belajar. Cuma emaknya saja yang kadang rewel hehe..

Ya mungkin saya salah, dan keadaan seperti ini harusnya dihindari. Jangan sampai ibu stres gara-gara uas kebawa-bawa sama anak. Yang ada malah anak semakin nggak semangat buat belajar, merasa terlalu dipaksa dan akhirnya membuatnya tidak nyaman.

Ini ada tips pereda stres  saat anak menghadapi Ujian Akhir Semester, mungkin ini saja yang bisa saya lakukan biar nggak over hehehe :

1. Yakinlah apa yang sudah ananda perjuangkan saat belajar disekolah adalah yang terbaik sesuai kemampuannya.

2. Berikan pilihan kepada ananda untuk mengatur waktu belajarnya tanpa harus mengikat dan memaksa.

3. Berilah motivasi kepada ananda supaya tetap bersemangat saat belajar dan mendampinginya selalu.

4. Tidak perlu menargetkan yang muluk-muluk kepada ananda. Karena angka-angka tidak menjadi syarat mutlak keberhasilan ananda di masa depan.

5. Berikan kepercayaan penuh kepada ananda supaya ananda juga bisa belajar bertanggung jawab atas dirinya.

6. Doa. Bagaimanapun juga doa orang tualah yang menjadi salah satu kunci penentu keberhasilan ananda. Rajin-rajinlah mendoakan kebaikan untuk ananda .


Ini cara terbaik menurut saya yang akan saya lakukan mulai detik ini, karena besok Regan sudah menjalani UAS. Ibu tahu Regan bisa dan mampu. Semangat sayang, semoga sukses ^^

Sunday, 2 June 2013
Posted by Unknown

Bagiku, keluarga itu...?

Dear Serena Biskuit...

Lembaran kisah ini berawal dari kisah sederhana sebuah keluarga kecil bernama " keluargaku ". Mungkin bagi orang lain  kisah kehidupan keluarga kecil kami  tidak begitu menarik. Tapi yang penting bukan itu sepertinya, bukan cara pandang orang lain mengenai kami, tapi bagaimana cara kami menata kehidupan ini, bagaimana usaha kami sampai sejauh ini membawa keluarga kearah yang lebih baik dari hari ke hari.

Aku adalah seorang istri dari seorang laki-laki bernama Yogi. Kami dikaruniai dua orang anak laki-laki bernama Regan Prawara Guritno ( 6 ) dan Abhinawa Pradya Guritno ( 3 ). Tahun ini adalah tahun ke tujuh pernikahan kami. Banyak hal yang telah kami lalui bersama, baik suka maupun duka. Tujuh tahun mungkin bukan rentang waktu yang terlalu lama  tapi juga bukan waktu yang sebentar. Tujuh tahun itu tidak selalu kami lalui dengan keadaan baik-baik saja , lancar jaya seperti  nama toko bangunan diseberang jalan itu hehe. Tapi tujuh tahun ini kami lalui dengan warna-warni yang memberi corak kehidupan dalam hari-hari kami. Corak itu kadang cerah kadang gelap, tapi telah  sanggup menciptakan nuansa keindahan dalam sebuah kisah perjalanan pernikahan.

Kami bukan keluarga yang berada ,bukan pula berasal dari keluarga yang serba punya. Kami berasal dari kesederhanaan dan kami ingin membangun kisah sederhana namun tetap manis.

***

Siang ini siang yang terik, matahari bersinar dengan gagahnya. Biasanya aku dapati siang mendung dan dingin  menusuk, tapi hari ini beda. Hangat sekali. Hmm.. sungguh hari yang menyenangkan bagi ku dan keluarga. Karena sudah seminggu ini suami cuti. Sebulan lalu kami harus terpisah jarak karena pekerjaan. Kali ini saatnya balas dendam. Dan kami bisa berkumpul bersama dalam kehangatan.

Ada satu yang hilang rasanya saat satu bagian keluarga kecilku tidak berada dirumah bersama. Inilah yang kami rasakan hampir sebulan lamanya. Rindu sudah tak bisa lagi terbendung, saat-saat berkumpul menjadi sesuatu yang amat dinanti. Biasanya tiap minggu kami jalan-jalan walau hanya untuk duduk-duduk dipinggir pantai ujung kota, atau menghabiskan waktu bersama dengan berwisata murah meriah di taman kota. Bagi kami itu menu wajib tiap suami libur kerja. Karena kapan lagi anak-anak bisa berkumpul bersama dengan bapaknya kalau nggak pas liburan.








Seperti sore ini, saat aku menulis,  anak-anak setia bermain bersama bapaknya. Mereka serius melihat sang bapak merakit jembatan dari bricks. Begitu jadi merekapun menyambutnya dengan gembira kemudian memainkannya. Riyuh teriakan anak-anak memang sering kami dengar, bagi kami, ibu dan bapaknya hal itu merupakan penyemangat hidup,tanpa keriyuhan itu terasa begitu sepi dan hambar hidup ini.Seperti juga saat suami pulang kantor. Anak-anak  menyambut sang bapak didepan pintu dengan teriakan ceria. Sungguh pemandangan yang begitu indah dalam kehangatan sebuah keluarga.

Malam harinya kami selalu menyempatkan untuk makan bersama di depan tivi. Kami tidak punya meja makan, jadi setiap makan kami selalu makan bersama lesehan didepan tivi. Kebahagiaan itu semakin terwujud walau hanya dengan lauk seadanya. Sederhana, dan kami berusaha mensyukuri yang kami punya walau hanya punya sebakul nasi. Bagi kami hal seperti itulah yang terkadang bisa menguatkan kami satu sama lain.

Bagiku kebersamaan itu penting. Karena dari situlah keakraban dan kekompakan bisa terwujud. Kalau kata wong jowo " mangan ora mangan asal kumpul " , biar nggak punya apa-apa asal bisa  bersama selalu kira-kira begitulah maknanya. Dan pripsip itulah yang kami pegang, agar kelak anak-anak sampai cucu-cicit kami tetap bisa menjalin keakraban serta kekompakan dalam satu naungan keluarga besar.



Serena..bagi ku keluarga itu ibarat payung
sebab, dalam keluargalah aku bernaung. Saat jauh, saat lelah melanda, saat jenuh, saat punya masalah, keluargalah tempat kembali yang paling indah. Disana tempat orang-orang setia dalam suka dan duka, yang benar-benar mencintai tanpa syarat, mengerti tanpa menghakimi, merindu dan selalu menanti kehadiranku. Ibarat sebuah payung yang siap melindungi dari air hujan dan panas matahari. Begitu berartinya keluarga bagiku.

Keluarga juga ibarat rantai. Yang kuat terangkai . Maksudnya adalah dalam sebuah keluarga harus saling  menguatkan, saling mempersatukan, kompak dalam kebersamaan. Seperti rantai yang terangkai kuat. Selalu menjaga silaturahim itu inti dari keberadaan keluarga yang sebenarnya. Dan kalaupun ada yang mengaku punya keluarga tapi enggan bersilaturahim sama artinya dia hidup sendiri di dunia ini. huhuhu menyedihkan bukan ?. Tentunya serena lover tidak termasuk dalam individu semacam itu.

Dan satu lagi bagiku keluarga itu ibarat biskuit. Ya, biskuit itu manis, sama seperti keluarga. Keluarga itu tempatnya menyimpan segala kenangan manis, kisah-kisah manis yang bisa selalu menginspirasiku, memberi semangat untuk tetap berjuang demi keluarga, serta senantiasa mampu memberi energi positif  untuk tetap berkarya memberi yang terbaik untuk keluarga.

Serena,
satu yang aku ingin dalam hidupku adalah membangun keluargaku bagai payung, rantai, dan biskuit. Maka dari itu aku dan suami selalu mengajarkan arti saling menghormati, menyayangi serta menumbuhkan rasa simpati dan empati, mengajarkan tentang segala macam segi kehidupan  kepada anak-anakku, Regan dan Abee. Mulai dari yang sederhana misalnya adik harus rela memberi kesempatan kakaknya untuk mengambil makanan terlebih dahulu, kemudian kakaknya harus sayang dan perhatian kepada adiknya, dan juga menumbuhkan sikap saling bekerjasama antara mereka berdua melalui permainan-permainan sederhana dalam rumah salah satu contohnya seperti mengupas kulit telur bersama, apabila adik mengalami kesulitan maka kakak harus membantunya, atau sekedar berbagi biskuit serena saat santai , yang tujuannya tak lain agar tercapai keakraban dan kekompakan dalam keluarga kecilku nanti.

Serena,
Inilah kisah kami, kehidupan kami, kesederhanaan kami, yang terangkum manis dalam buku harian keluarga kami.


"Keluarga itu ibarat payung, rantai dan biskuit"
-nia puspa-
Thursday, 30 May 2013
Posted by Unknown

(SARIMUT) Ayam tempe saus teriyaki

Ini benernya kenang-kenangan pernah menangin lomba masak, tepatnya olah masakan dari bahan Sari Roti dan Blue Band. Jujur aku jarang banget masak, suka sih dan jiwa itu ada walaupun dikiiitt :D tapi jarang banget eksplor di dapur karena ribet ama anak-anak ( membela diri xixi ). Mereka sukanya nimbrung, nanya mau masak apa, selesainya kapan, kenapa gak selesei-selesei masaknya, minta gendong sampe minta aduk-aduk gorengan di wajan  dll yang kadang bikin konsentrasiku buyarrr hehe..

Ya sutralah...
aku mau berbagi resep si Sarimut ini sapa tau ada yang pengen nyobain ( dijamin enak, hehe maksa ).

Bahan dan Bumbu Ayam tempe saus teriyaki
2 buah bagian dada ayam, potong dadu kecil
1/2 papan tempe, potong dadu kecil
1 bawang bombay, iris tipis
2 siung bawang putih , iris tipis
daun bawang secukupnya, rajang
saus teriyaki
2 sdm blueband
gula secukupnya

Cara memasak ayam tempe saus teriyaki:
rendam ayam dalam saus teriyaki selama 10 menit agar meresap
goreng tempe setengah matang
setelah 10 menit
panaskan blueband
masukkan ayam beserta saus rendamannya
masukkan tempe
aduk hingga tercampur rata
tambahkan gula sedikit/ sesuai selera
aduk hingga ayam matang
masukkan daun bawang, aduk-aduk pelan.
sisihkan

bahan SARIMUT ( Sari Roti Imut )
3 lbr Sari Roti tawar tanpa pinggiran, potong masing2 menjadi 4 bagian
1 butir telur
keju parut secukupnya, aduk bersama telur
2 sdm Blueband

Cara membuat SARIMUT :
panaskan Blueband dalam wajan
celupkan potongan roti tawar kedalam campuran telur dan keju
goreng hingga matang

Cara penyajian
letakkan gorengan roti tawar diatas piring saji
taruh diatasnya ayam tempe saus teriyaki secukupnya
taburi keju parut
letakkan daun bawang sebagai garnis
potongan tomat sebagai garnis
porsi untuk 3 orang

nutrisi yang terkandung:
Protein hewani, Protein Nabati, serat, vitamin A,B1,B2,D,E


selamat mencoba
Wednesday, 29 May 2013
Posted by Unknown

Memaksimalkan fungsi kamera ponsel untuk keperluan lomba (murah-mudah)

Dalam tulisan ini saya ingin memberi sedikit tips untuk memaksimalkan hasil jepretan menggunakan kamera ponsel.

Banyak bermunculan EO -EO membuat para pengguna sosial media seperti facebook khususnya para ibu berlomba-lomba untuk mengikutsertakan buah hatinya diberbagai ajang kontes foto. Hal ini akhirnya dapat memacu kreatifitas para ibu dalam hal mengambil gambar buah hatinya. Jepret menjepret menjadi aktifitas rutin bagi para ibu yang hobi mengikutsertakan buah hatinya dalam kontes. Untuk para ibu , ingin sekali jika buah hatinya terlihat begitu lucu, unik dengan berbagai pose dan aksesori yang menarik. Tentu saja ini salah satu yang bisa menarik perhatian juri. Banyak pada akhirnya para ibu lebih memilih untuk menggunakan jasa fotografer atau justru membeli kamera keren yang harganya bikin alis mengkerut.

Sebenarnya mudah saja bagi para orang tua khususnya para ibu yang ingin agar foto anaknya terlihat menarik dengan fasilitas yang minim. Karena tidak semua ibu-ibu memiliki atau rela mengeluarkan modal besar hanya untuk keperluan lomba anaknya. Kalau dihitung-hitung biaya jasa fotografer mulai Rp. 300.000,- sekali sesi pemotretan. Dan biaya membeli kamera antara Rp. 900.000 - belasan juta rupiah. Bukan hal yang murah bukan.

Nah untuk menyiasati hal tersebut, yuk simak tips berikut.
Tidak perlu kamera mahal untuk menciptakan momen indah dalam sebuah foto. Sekarang ini sudah menjamur ponsel-ponsel dilengkapi dengan kamera yang mumpuni. Nah siapa sekarang yang tidak punya ponsel berkamera? Jadi maksimalkan yang ada ! itu kuncinya.

yang diperlukan :

KAMERA PONSEL MINIMAL RESOLUSI 3 MP
untuk hasil yang maksimal minimal resolusi sensor kamera yaitu 3mp. Hal ini diperlukan agar bit warna yang dihasilkan tidak pecah,karena biasanya foto yang diikutsertakan lomba akan digunakan untuk iklan sebuah produk dan otomatis akan di edit ulang ataupun diberi sentuhan akhir, tentunya kita tidak ingin kan, foto kita yang berkualitas pas-pasan akan semakin turun kualitas warnanya ?
Dan memang biasanya sebuah brand yang mengadakan lomba juga memberi kriteria khusus untuk jenis kamera yang digunakan minimal harus 3 mp. Tapi kalaupun tidak disyaratkan ( minimal resolusi yang digunakan)  masih bisa kok pakai ponsel kamera dengan resolusi 1,3 atau 2 mp, rahasianya ada dibawah ini..

tips agar mendapat momen yang bagus saat memotret :

1. Tempat terbaik adalah diluar ruangan alias outdoor. atau kalau harus di dalam ruangan, gunakan ruangan yang bercahaya lebih. karena pada prinsipnya, semua kamera hanya akan menangkap cahaya yang masuk melalui lensa kecilnya, selebihnya, prosesor graphiclah yang meng-handle.

2. Memotretlah dari arah dimana sumber cahaya (jangan sekali-sekali menantang arah datangnya sumber cahaya ). Karena jika kita menantang arah sumber cahaya, yang ada gambar terlihat gelap karena kamera berada pada 'area bayangan'. Jika ingin mendapatkan kesan cahaya dalam foto bisa atur posisi kita saat memotret mungkin agak minggir dikit ( tidak terlalu membelakangi cahaya /sinar matahari ).

3. Khusus outdoor potography tanpa bantuan sinar  lampu kilat, pilihlah waktu yang pas untuk memotret ( antara jam 7.30 pagi atau jam 16.00 ). Hindari cuaca mendung, karena akan percuma walaupun memaksa memotret pada kondisi seperti ini hasilnya pasti burem hehe.

4. Pilih background yang keren, seperti papan kayu, dedaunan atau bahkan batu-batuan agar terlihat artistik atau bahkan polos jika nantinya diperlukan untuk proses pengeditan.

5. Pastikan objek foto dalam keadaan happy (manusia)  secara natural. Agar saat diprotret momennya jadi hidup. Dan jangan lupa siapkan terlebih dahulu properti yang akan digunakan dalam foto tersebut ( misal : produk dari brand tertentu ).

6. Oiya,rata-rata kelemahan kamera ponsel adalah tidak bisa digunakan untuk memotret benda bergerak. Jadi harus ekstra sabar, komunikasikan dengan baik dengan model agar tidak bergerak selama pemotretan agar hasil yang didapatkan bisa maksimal.

7. Jika diperlukan editing. Editlah bagian background dengan software photoshop atau sejenisnya dengan menggunakan tool blur agar didapatkan kesan blury, hasil yang menyerupai jepretan kamera profesional. Mungkin juga bisa diedit brightness contrasnya agar terlihat lebih terang dan juga croping agar foto lebih fokus dan seimbang antara sisi kanan-kiri, atas -bawahnya.

8. Ok. selamat mencoba.










Monday, 27 May 2013
Posted by Unknown
Tag :

sepenggal kisah diatas kasur





Usianya baru 6 tahun sudah berbakat menjadi guru pembimbing yang budiman. Dia ajak adiknya belajar mengenal huruf, dia ajak ibunya belajar gambar, walaupun selalu saja dapat protes karena gambar ibu selalu tampak tidak real.  Diakhir sesi menginstrukturi ibu menggambar dia bilang

 " kenapa ibu yang sudah besar gambarnya gak sebagus aku, aku bisa gambar 3 dimensi tapi ibu cuma bisa gambar lucu-lucu "

ibu jawab " berarti ibu spesialisasinya gambar lucu-lucu, kalau kamu gambar 3 dimensi "

" kalau gitu ayo coba ini lihat cara-caranya aku menggambar 3 dimensi.Terus tiruin ya."

Dia menunjukkan bagaimana caranya menggambar 3 dimensi dan menyuruh ibu untuk menirunya. Setelah lihat hasil gambar ibunya dia merasa puas ,

" nah gitu caranya gampangkan."

yah begitulah anak-anak kadang ibu terlalu sibuk dengan urusan sendiri hingga melewatkan momen-momen berharga ini. Ternyata kalaupun  mau menyempatkan diri mendengar celoteh mereka, bermain bersama mereka sebentar saja, banyak hal ajaib yang bisa ibu rasakan dan ibu lihat. Seperti juga obrolan ketika pulang sekolah ini,

" aku tadi disuruh buguru menggambar cita-cita tapi aku bingung apa cita-citaku.."

" terus jadinya gambar apa?" jawab ibu

" aku gak gambar soalnya kalau aku gambar pilot nanti aku takut pesawatnya jatuh, kalau gambar nahkoda aku takut kapalnya tenggelam "

" kenapa gak gambar guru menggambar aja.kan kamu suka gambar." potong ibu

" wah iya, aku gak mikir jadi guru gambar, emangnya itu cita-cita? "

" iya dong, cita-cita itu banyak jadi guru gambar juga cita-cita, jadi desainer mobil juga cita-cita, jadi desainer pesawat juga cita-cita, jadi ayah yang baik nanti kalau kamu dewasa dan sudah menikah juga cita-cita, jadi bos juga cita-cita"

" wah aku gak mau jadi bos"

" lho kenapa?"

" soalnya temenku sudah ada yang jadi bos tadi "( rupanya dia tengok temannya menggambar bos  :) )

Hahaha lucu juga mendengar semua itu. Kadang celoteh-celoteh mereka sangat lugu dan jujur. Walaupun terkesan tanpa ujung tapi sanggup membuat simpul dihati ibu.
Semoga kelak ketika mereka dewasapun mereka tidak enggan bercerita kepada ibunya.

#akhirnya malam ini diakhiri dengan sepenggal kisah diatas kasur bersama mu anak-anakku, have a nice dream sayang, semoga tercapai cita-citamu seperti doa uti " menjadi desainer handal " aamiin YRA

Kecup sayang,

Ibu :*


"Cerita lucu ini ditulis untuk acara Vania's May Giveaway"


Tuesday, 21 May 2013
Posted by Unknown

parodi POLITIK...!!!

 humor saking lemah+banyu


Seorang anak kecil bertanya kepada bapaknya: "Bapak, bisakah menerangkan, apa arti "politik" itu?"
Bapaknya menjawab: "Tentu akan aku terangkan. Ambillah contoh keluarga kita sendiri :
* Aku pulang ke rumah membawa uang, maka aku bisa disebut Kapitalis.
* Ibumu yang membelanjakan uang itu, kita sebut ibumu itu Pemerintah.
* Kita berdua mengurusmu, maka kamu ibarat sebagai Rakyatnya.
* Sedang pembantu rumah tangga kita, kita namai Buruhnya.
* Satpam kita yang jaga malam, itu ibarat Militernya.
* Dan adikmu yang masih pakai popok itu sebagai generasi masa depan. Sudah mengerti?" tanya bapaknya.
Anak kecil itu masih belum jelas benar, keburu dia segera pergi tidur. Pada tengah malam, dia terbangun karena adiknya menangis. Dia bangun dan mengetuk pintu kamar orang tuanya. Namun anak kecil itu tak mendapati orang tuanya di kamarnya. Lalu dia pergi ke kamar tidur pembantu, betapa kecewanya ternyata bapaknya sedang tidur bersama pembantu. Dengan frustrasi anak kecil itu akan melapor ke pos jaga satpam di halaman rumah, didapati ibunya sedang bermain dengan satpamnya. Anak kecil itu  kemudian tidur lagi.
Esok harinya, bapaknya bertanya pada anaknya, apakah kiranya bisa diterangkan arti politik dalam bahasa kamu sendiri?
Anak kecil itu menjawab: "Ya, sekarang saya tahu. Kapitalis ngerjain buruhnya. Sementara pemerintah berkolusi dengan militernya. Rakyat benar-benar tidak tahu. Dan masa depannya hancur."


sumber : dari berbagai sumber (repost)
pict : wordpress
Sunday, 19 May 2013
Posted by prayogi reksa
Tag :

My life as wonderful as a cup of LuVe Litee's ice cream

LuVe Litee raspberry rosella, my favourite ice cream


My life as sweet as a cup of LuVe Litee raspberry rosella's ice cream


Namaku Nia, seorang ibu rumah tangga dengan dua anak laki-laki yang ganteng. Aku baru saja "menambatkan" umurku diangka 30 tahun, 9 mei kemarin. Bagiku angka 30 itu spesial. Aku merasa diusia itu aku harus belajar bersikap lebih dewasa, kokoh dan kuat menghadapi segala problematika kehidupan. Yah.. inilah hidupku, yang hampir 24 jam aku berkutat di dalam rumah untuk mengurus keluarga. Apa tidak jenuh?. Bener sekali aku kerap dilanda kejenuhan apabila sudah berada disituasi yang monoton, tidak dinamis, cenderung hanya menguras tenaga dan emosi saja. Tapi apa aku harus menyerah pada hal yang demikian? dengan tegas aku bilang nggak bakal !.

Tiga puluh tahun bagiku adalah permulaan dari kehidupanku yang sebenarnya. My real life begin on 30, dan diusia ini aku belajar untuk lebih menghargai hidupku. Ibarat kata aku ini jantungnya keluarga kecilku. Jadi sebisa mungkin aku harus mengelola hati dan jiwa serta kesehatanku agar tetap terjaga dengan baik. Sebab kalau saja ada satu yang timpang, taruhannya adalah keluarga. Diusia ini hormon-hormon tubuh seperti estrogen dan progesteron sudah mengalami penurunan. Apalagi bila stres melanda bisa-bisa hormon kortisol meningkat dan salah satu akibatnya adalah badan cepat gemuk dan mudah lelah. Atas dasar itu juga aku mulai menjaga asupan gizi untuk  tubuhku supaya kesehatan tetap terjaga dengan baik. Yang dulunya aku terlalu cuek dengan kesehatan, sekarang aku lebih perhatian. Dan di hari-hariku selalu kusempatkan menikmati segarnya LuVe Litee . Rasanya segar, tidak enek pokoknya pas dilidah. 

Mau tahu kenapa aku pilih LuVe Litee? simak jawabannya disini.. treng teng teng...hehehe




Karena LuVe Litee adalah satu produk jebolan perusahaan es krim legendaris, siapa yang tidak tahu Campina ? jelas sepertinya sudah pada tahu ya. Es krim ini lowfat alias rendah lemak dan 100 %  Non Dairy, dengan berbagai macam rasa seperti chocolate, green tea dan raspberry rosella  yang menyegarkan sekaligus kaya manfaat, jadi selain enak juga aman dan sehat untukku.

Oke kalau begitu simak juga keunggulan dari masing-masing varian rasa es krim LuVe Litee ini..



Green Tea

Green tea alias teh hijau sebenarnya minuman populer didaratan Tiongkok, Taiwan, Jepang, Timur tengah, Asia Tenggara. Dan ternyata banyak sekali manfaatnya bagi tubuhseperti mencegah resiko terkena penyakit kanker, dapat melindungi kulit, menstabilkan tekanan darah, menjaga daya ingat serta menurunkan berat badan.

Raspberry Rosella 

Raspberry ---->> buah mungil yang rasanya asam ini ternyata mempunyai banyak manfaat bagi tubuh seperti mengurangi resiko penyakit jantung, meningkatkan antibodi, menangkal radikal bebas dan penuaan dini karena mengandung antioksidan yang tinggi, memperbaiki sel kulit, mengatasi masalah pencernaan, dan mencegah agar tubuh tidak mudah lelah.

Rosella ---->> bunga rosella memiliki rasa yang khas, jadi kerap dijadikan minuman. Manfaat dari bunga ini adalah menurunkan tekanan darah, meringankan gejala batuk dan panas dalam. melancarkan peredaran darah. menurunkan asam urat, mencegah kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan mata , mencegah penuaan dini,menetralkan racun dan pengontrol berat badan.


Chocolate

Siapa yang tidak mengenal coklat. Coklat juga salah satu makanan favoritku. dan ternyata dalam kadungan coklat ada manfaat yang baik bagi tubuh seperti bisa mengurangi resiko penyakit jantung, resiko penyakit kanker, melancarkan peredaran darah , menurunkan kolesterol, menghaluskan kulit dan coklat juga mengandung anti depresi yang alami.
 

wah ternyata banyak sekali manfaat yang ada dalam satu cup mungil es krim  LuVe Litee.
Jadi kenapa aku harus ragu dengan produk ini. Menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan mudah, murah dan menyenangkan. Hanya dengan merogoh kocek sebesar RP. 8000,-  aku bisa berinvestasi untuk kesehatan tubuh. Lalu kenapa harus pikir-pikir lagi, ayo coba juga ya, gak bakal nyesel

Inilah hidupku. Hidupku selalu dianugerahi banyak hal yang manis. Suamiku, anak-anaku, keluargaku. Mereka adalah penyemangat hari-hariku. Aku mencintai mereka seperti aku mencintai diriku sendiri. Cinta mereka begitu berharga, segar dan menyehatkan seperti es krim  LuVe Litee  yang menjadi favoritku.

Last but not least, satu saja yang ingin aku share juga disini.. " if  you want someone loves you, make sure that you are deserve to be loved ". Itu yang selalu aku pegang. Jika aku ingin dicintai seseorang, aku harus yakin bahwa aku memang pantas untuk itu , salah satu caranya adalah dengan menjaga diri, hati dan kesehatan. Aku mencintai diriku karena mereka, keluarga kecilku. Aku ingin membuat suami dan anak-anakku merasa bahagia memiliki aku sebagai istrinya dan sebagai ibunya. Sehat , cantik dan bahagia bagiku wajib, dari situlah aku yakin bahwa aku pantas untuk dicintai.


original by Nia P
Saturday, 18 May 2013
Posted by Unknown

post teratas

owner & author

follow my twitter

badge

LuVe Litee photo badge_luve_zps4efbf3ce.png
roemahrenabee. Powered by Blogger.

- Copyright © roemah renabee - Metrominimalist - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -